Rabu, 08 Agustus 2018

MENGAJAR MADRASAH DINIYAH AL GHOZALI 2

Sita Tobing

Foto : Proses belajar mangajar di kelas III Madrasah Diniyah Al Ghozali 2

Pendidikan adalah tanda kelas sosial suatu masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendidikannya semakin tinggi pula strata sosial mereka. Maka dari itu, betapa pentingnya pendidikan bagi masyarakat. Kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kentalnya nuansa keagamaan pada masyarakat Desa Kompol serta didukung juga oleh salah satu visi Kepala Desa Kompol yakni menjadikan desa yang religius, sehingga mendorong masyarakat Desa Kompol menyekolahkan anaknya di madrasah diniyah.

Madrasah diniyah merupakan lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara klasikal yang bertujuan memberi pengetahuan agama islam kepada pelajar yang merasa kurang menerima peajaran agama Islam di sekolahnya. Keberadaan lembaga ini sangat menjamur dalam masyarakat karena merupakan sebuah kebutuhan pendidikan. Madrasah diniyah mempunyai peran melengkapi dan menambah pendidikan agama bagi anak-anak yang bersekolah umum pada pagi hingga siang hari, kemudian pada sore harinya mengikuti pendidikan agama di madrasah diniyah.

Salah satu madrasah diniyah yang ada di Desa Kompol ialah Madrasah Diniyah Al Ghozali 2 yang terletak di Dusun Penyantren. Kepala lembaga tersebut ialah bapak Busri yang sekaligus sebagai Sekretaris Desa Kompol. Sebagai bentuk pengabdian kepada desa, kelompok KKN 69 UTM berinisiatif membantu kegiatan belajar mengajar di lembaga tersebut yang kami, KKN 69 UTM, jadwalkan setiap hari Selasa dan Sabtu yang dimulai dari minggu pertama KKN hingga minggu terakhir yang berjalan dengan lancar selama pelaksanaannya serta disambut dengan antusias oleh semua murid di lembaga tersebut. Tenaga pengajar di Madrasah Diniyah Al Ghozali 2 di dominasi oleh wanita yang biasa dipanggil ustadzah serta 1 guru tugas yang berasal dari pondok pesantren di Pasuruan.

Ada yang berbeda pada lembaga Al Ghozali 2 dibandingkan dengan lembaga madrasah diniyah pada umumnya. Secara umum terdapat 6 Kelas yaitu kelas I sampai kelas VI serta tingkatan kelas peserta didik pada masing-masing kelas sama dengan tingkatan kelas mereka di sekolah formalnya. Namun berbeda dengan lembaga Al Ghozali 2, dimana jumlah kelasnya ada 11 kelas yaitu ada kelas TK A dan TK B, 6 kelas Ibtida’ (kelas I-VI) dan 3 kelas tsanawiyah (kelas I-III). Peserta didik baru akan memulai kelasnya pada kelas TK A dan akan dinyatakan lulus bila telah menempuh kelas III tsanawiyah. Tingkatan kelas peserta didiknya juga tidak sama dengan tingkatan kelas di sekolah formal. Sebagai contoh, salah satu murid kelas TK B di Madrasah Diniyah Al Ghozali 2 merupakan murid kelas V SD. Hal tersebut menandakan bahwa Madrasah Diniyah Al Ghozali 2 sangat mengutamakan kualitas keilmuan peserta didiknya sehingga setiap peserta didiknya benar-benar memumpuni bidang ilmu keagamaannya.

Selain membantu kegiatan belajar mengajar sebagai bentuk kepeduliaan kami terhadap lembaga Madrasah Diniyah Al Ghozali 2, kami pun melakukan bakti sosial membersihkan gedung dan halaman lembaga tersebut, serta menghibahkan tempat sampah dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi lembaga dan sebagai bentuk kenang kenangan dari kami. (mya)

Sita Tobing / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates