Jumat, 11 Agustus 2017

Galeri

Faishal Abdau








Wisata Air Terjun

Faishal Abdau





                       Tidak banyak tempat wisata yang ada di desa Kompol, namun kita bisa menemukan air terjun yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga. Air terjun ini masih belum mempunyai nama, air terjun di desa kompol ini dijadikan sumber mata air oleh warga setempat. Biasanya sepulang sekolah anak anak desa kompol sering meluangkan waktunya untuk sejenak bermain di air terjun ini.air terjun ini juga banyak didatangi oleh warga yang bukan berasal dari desa kompol. Warga desa kompol selalu menjaga kelestarian air terjun ini karena dengan adanya air terjun ini nama desa kompol bisa dikenal oleh masyarakat setempat maupun warga luar . kurangnya perhatian dari pemerintah setempat sehingga air terjun ini masih belum bisa melejit pesat ke luar daerah madura.

Pertanian

Faishal Abdau


                     



              Pertanian di desa Kompol dipengaruhi oleh musim dan jenis tanahnya. Saat datang musim penghujan para petani di desa Kompol menanam padi sedangkan saat datang musim kemarau maka petani menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air seperti tanaman kacang dan jagung.
Dari beberapa tanaman yang ditanam para petani yang paling membuahkan hasil adalah menanam padi. Namun di samping itu menanam padi juga memiliki resiko yang tinggi. Jika tiba masa panen namun intensitas hujan masih tinggi maka batang padi akan membusuk yang membuat petani merugi. Selain pengaruh hujan hama tanaman juga sering menyerang tanaman padi.
Pada musim kemarau para petani menanam jagung atau kacang. Dari cacatan yang ada petani desa Kompol menghasilkan jagung yang cukup banyak. Sayangnya pemanfaatan dari hasil panen jagung kurang maksimal. Petani hanya menjual jagung tanpa mengolah menjadi bahan makanan yang lebih menguntungkan.
Selain lahan pertanian masyarakat desa Kompol juga memiliki perkarangan dan kebun dimana setiap perkarangan dan kebun masyarakat ditanami pohon sawo,  mangga dan tanaman asam dimana disaat musim berbuah masyarakat dapat menjual hasil panen buah-buahannya dan sebagai tambahan penghasilan.



Status kepemilikan pertanian tanaman pangan di desa Kompol yaitu yang menjadi pemilik tanah sawah berjumlah 599 orang, pemilik tanah tegalan/ladang berjumlah 253 orang dan sebagai penyewa atau penggarap 70 orang serta penyakap 30 orang dan buruh tani berjumlah 120 orang.

Penyuluhan Narkoba se-SD Kompol

Faishal Abdau








Pada hari Senin tanggal 7 Agustus 2017 yang bertempat di SDN Kompol 02, diselenggarakan penyuluhan narkoba dengan tema “Hidup Lebih Bermakna Tanpa Narkoba”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada ruang kelas SDN Kompol 02 yang dihadiri oleh siswa-siswi dari SDN Kompol 01, SDN Kompol 02, dan SDN Kompol 03 kurang lebih sebanyak 100 murid dari kelas 5 dan 6. Penyuluhan narkoba ini juga dihadiri oleh Kepala Desa dari Kompol serta guru-guru dari SDN Kompol 02. Sementara pemateri yang mengisi penyuluhan ini adalah bapak Ali Mohtar dari GMDM. Pemateri mengutarakan tentang pengertian narkoba, dampak dari narkoba dan cara menjauhi narkoba agar tidak terjerumus dalam narkoba.



Para undangan pada saat acara tersebut yakni dari berbacam kalangan  Kecamatan, UPT,  Polres, kepela dan sekolah dari masing-masing sekolah. Acara ini dilaksanakan di SDN Kompol 02di karenakan tempat ini cukup strategis dan juga memiliki fasilitas yang cukup memadai seperti gedung sekolah dan LCD.  Tujuan dari penyuluhan narkoba ini yaitu agar generasi muda di desa kompol tau tentang apa itu narkoba, dan bagaimana bahaya narkoba sehingga para generasi muda di desa kompol dapat terhindar dari bahaya narkoba.

Acara penyuluhan narkoba terlaksana dengan lancar sambutan dari berbagai pihak yang sangan baik dan juga pengisi acara yang dapat menjelaskan materi dengan caranya sendiri dan ringan juga pemberian contoh dengan bengejak beberapa siswa sehingga membuat acara menyenangkan bagi semua pihak dan materi dapat di cerna dengan mudah.  

Pelatihan Pembuatan Dodol dan Tortila dari Jagung

Faishal Abdau






Jagung merupakan makanan pokok sebagian besar warga Indonesia. Karena jumlah per panennya yang melimpah maka jagung tidak hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Namun jagung juga bisa diolah menjadi produk yang bernilai. Desa Kompol merupakan satu desa di kecamatan Geger Bangkalan Madura yang dimana penduduknya sebagian besar menanam jagung.
Maka dari itu kelompok KKN UTM 49 bersama-sama mengajak warga untuk membuat produk yang berbahan dasar jagung yaitu dodol dan tortila. Kegiatan yang bertempat di Posko KKN 49 ini dihadiri oleh seluruh warga desa Kompol. Pelatihan pembuatan dodol dan tortila ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pada warga untuk membuat sebuah produk yang berdaya jual tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis sore. Para warga yang khususnya ibu-ibu di desa Kompol terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para warga memperhatikan dengan seksama penjelasan dari para mahasiswa. Tak jarang banyak warga yang maju kedepan karena penasaran.
Pada acara pelatihan pembuatan dodol dan tortila para warga juga diberikan pengarahan cara pemasaran yang baik dan pelatihan mengatur keuangan. Di akhir acara para panitia memberikan bingkisan bagi peserta yang beruntung.

Kegiatan ini diharapkan bisa membuat warga lebih kreatif dalam mengolah jagung menjadi jajanan yang berdaya jual tinggi. 

Rabu, 02 Agustus 2017

Pengajian Ibu-ibu

Faishal Abdau

            Muslimatan di desa kompol dilaksanakan tiap satu minggu sekali tepatnya pada hari Jum’at pukul dua siang. Tempat pelaksanaannya bergantian antara satu rumah warga sehingga semua rumah warga yang bergabung dalam muslimatan tersebut mendapatkan gilirannya masing-masing. Tujuan dari pelaksanaan muslimatan tersebut ialah untuk menegakkan syariat islam, dan juga mempererat tali silaturahmi.
            Dalam acara muslimatan di desa kompol di ini warga desa melakukan banyak kegiatan kerohaniyan seperti membaca surat-surat, tahlil dan juga burdah. Di samping hal-hal kerohanian ibu-ibu muslimah juga melakukan arisan dan juga ada kas muslimatan yang hasilnya akan di buat sebagai hal-hal yang bermanfaat seperti keranda dan banyak hal yang berhungan dengan keislamandan kesejahteraan warga. Setelah selesai acara muslimat semua warga bergumpul untuk melakukan arisan dan warga yang tempat tinggalnya di jadikan tempat muslimatan akan memberikan hidangan pada para anggota muslimatan yang lain.

            Acara muslimatan yang sudah menjadi tradisi di masyarakat kompol menjadi jembatan para warganya untuk bersilaturahmi dan juga menjadikan jembatan untuk menjalin hubungan dengan warga desa lain karena acara muslimatan tidak hanya aktif dalam satu desa saja melainkan dapat bergabung denga muslimatan di desa-desa lain dengan beraam acara keislaman sehingga banyak sekali manfaat yang di dapatkan oleh para warga desa kompol dengan muslimatan tersebut. Kegiatan muslimatan ini di rasa sangat bermanfaat bagi warga desa kompol, di antaranya tali persaudaraan semakin erat, persatuan dan kesatuan masyarakat semakin terjalin, bahkan pembangunan desa semakin berkemabang.

Sekolah desa Kompol

Faishal Abdau




                       Ada beberapa sekolah yang berdiri di Desa Kompol. Baik itu sekolah dasar, sekolah menengah pertama, madrasah, TK dan Paud. Tidak ada SMA sederajat di desa Kompol. Adapun daftar sekolah di desa Kompol adalah sebagai berikut:
1.                   SDN 1 Kompol di dusun Basen.
2.                   SDN 2 Kompol di dusun Basen.
3.                   SDN 3 Kompol di dusun Penyantren.
4.                   SDI dan TK ABDILLAH di dusun Basen.
5.                   SMP dan MA AD-DAMANHURI di dusun Doro Agung.
6.                   Madrasah Diniyah AMALUL MUSLIMIN di dusun Pangsekon.
7.                   Paud BINTANG KECIL di dusun Doro Agung.


                    Fasilitas yang tersedia setiap lembaga pendidikan masih kurang dari kata layak seperti kurangnya sarana alat peraga dan olahraga yang biasanya menjadi pendukung di sebuah sekolah.

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates